حيات الدنيا حيات قليلة فلا تلغ حياة أبدية

Selasa, 07 Juni 2016

Tafsir Jalalain Terjemah Surat Shad ayat 41 sampai dengan 60


Tafsir Jalalain Terjemah Surat Ash Shad ayat 41 sampai dengan 60

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ


===========================


{ واذكر عبدنا أيوب إذ نادى ربه أني } أي بأني { مسني الشيطان بنصب } ضر { وعذاب } ألم ونسب ذلك إلى الشيطان وإن كانت الأشياء كلها من الله تأدبا معه تعالى

41. (Dan ingatlah akan hamba Kami Ayub ketika ia menyeru Rabbnya, "Sesungguhnya aku) bahwasanya aku (diganggu oleh setan dengan kepayahan) kemudaratan (dan siksaan") yakni rasa sakit. Nabi Ayub menisbatkan atau mengaitkan hal tersebut kepada setan, sekalipun pada kenyataannya segala sesuatu itu berasal dari Allah Dimaksud sebagai sopan santun Nabi Ayub terhadap Allah.

وقيل له { اركض } اضرب { برجلك } الأرض فضرب فنبعت عين ماء فقيل : { هذا مغتسل } ماء تغتسل به { بارد وشراب } تشرب منه فاغتسل وشرب فذهب عنه كل داء كان بباطنه وظاهره

42. Dikatakan kepada Ayub ("Hantamkanlah) maksudnya hentakkanlah (kakimu) ke bumi, lalu ia menghantamkannya, setelah itu tiba-tiba mengalirlah mata air dari bekas hentakan kakinya. Kemudian dikatakan pula kepadanya (inilah air untuk mandi) artinya, mandilah kamu dengan air ini (yang dingin, dan untuk minum") minumlah kamu daripadanya. Segeralah Nabi Ayub mandi dan minum dan hilanglah semua penyakit yang ada di dalam dan di luar tubuhnya.

{ ووهبنا له أهله ومثلهم معهم } أي أحيا الله له من مات من أولاده ورزقه مثلهم { رحمة } نعمة { منا وذكرى } عظة { لأولي الألباب } لأصحاب العقول

43. (Dan Kami anugerahi dia dengan mengumpulkan kembali keluarganya dan Kami tambahkan kepada mereka sebanyak mereka) maksudnya, Allah menghidupkan kembali anak-anaknya yang telah mati itu, dan menambah pula kepadanya anak lain sejumlah anak yang telah mati itu (sebagai rahmat) sebagai nikmat dan karunia (dari Kami dan pelajaran) nasihat (bagi orang-orang yang mempunyai pikiran) yaitu bagi orang-orang yang berakal.

{ وخذ بيدك ضغثا } هو حزمة من حشيش أو قضبان { فاضرب به } زوجتك وكان قد حلف ليضربنها مائة ضربة لإبطائها عليه يوما { ولا تحنث } بترك ضربها فأخذ مائة عود من الأذخر أو غيره فضربها به ضربة واحدة { إنا وجدناه صابرا نعم العبد } أيوب { إنه أواب } رجاع إلى الله تعالى

44. (Dan ambillah dengan tanganmu seikat rumput) yakni seikat rumput lalang atau seikat ranting-ranting (maka pukullah dengan itu) istrimu, karena Nabi Ayub pernah bersumpah, bahwa ia sungguh akan memukul istrinya sebanyak seratus kali deraan, karena pada suatu hari ia pernah tidak menuruti perintahnya (dan janganlah kamu melanggar sumpah) dengan tidak memukulnya, lalu Nabi Ayub mengambil seratus tangkai kayu Idzkhir atau kayu lainnya, lalu ia memukulkannya sekali pukul kepada istrinya. (Sesungguhnya Kami dapati dia seorang yang sabar. Dialah sebaik-baik hamba) adalah Nabi Ayub. (Sesungguhnya dia amat taat) kepada Allah

{ واذكر عبادنا إبراهيم وإسحاق ويعقوب أولي الأيدي } أصحاب القوى في العبادة { والأبصار } البصائر في الدين وفي قراءة عبدنا وإبراهيم بيان له وما بعده عطف على عبدنا

45. (Dan ingatlah hamba-hamba Kami; Ibrahim, Ishak dan Yakub yang mempunyai kekuatan) dalam hal beribadah (dan pandangan) yang tajam dalam masalah agama. Menurut suatu qiraat lafal 'Ibaadanaa dibaca 'Abdanaa dalam bentuk Mufrad, sedangkan lafal Ibrahiim merupakan Athaf Bayan baginya, dan lafal-lafal yang sesudahnya diathafkan kepada lafal 'Abdanaa.

{ إنا أخلصناهم بخالصة } هي { ذكرى الدار } الآخرة أي ذكرها والعمل لها وفي قراءة : بالإضافة وهي للبيان

46. (Sesungguhnya Kami telah menyucikan mereka dengan menganugerahkan kepada mereka akhlak yang tinggi) yaitu (selalu mengingatkan manusia kepada negeri akhirat) atau alam akhirat; maksudnya mengingatkan manusia kepada hari akhirat dan menganjurkan mereka untuk beramal baik sebagai bekal untuk menghadapinya. Menurut suatu qiraat dibaca Bikhaalishati Dzikrad Daar yaitu dengan dimudhafkan untuk menunjukkan makna Bayan, atau keterangan.

{ وإنهم عندنا لمن المصطفين } المختارين { الأخيار } جمع خير بالتشديد

47. (Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan) yakni orang-orang yang terpilih (yang paling baik) lafal Al-Akhyaar ini adalah bentuk jamak dari lafal Khayyirun, artinya paling baik.

{ واذكر إسماعيل واليسع } وهونبي واللام زائدة { وذا الكفل } اختلف في نبوته قيل كفل مئة نبي فروا إليه من القتل { وكل } أي كلهم { من الأخيار } جمع خير بالتثقيل

48. (Dan ingatlah akan Ismail, Ilyasa') Ilyasa' adalah Yasu', dia seorang nabi; Huruf Alif dan lamnya adalah Zaidah atau tambahan (dan Zulkifli) yang masih diperselisihkan kenabiannya. Menurut suatu pendapat dikatakan, bahwa ia pernah menjamin seratus orang nabi yang berlindung kepadanya untuk menghindari pembunuhan. (Semuanya) artinya, masing-masing dari kesemuanya (termasuk orang-orang yang paling baik) lafal Al-Akhyaar adalah bentuk jamak dari lafal Khayyirun, artinya orang yang paling baik.

{ هذا ذكر } لهم بالثناء الجميل هنا { وإن للمتقين } الشاملين لهم { لحسن مآب } مرجع في الآخرة

49. (Ini adalah kehormatan) bagi mereka, yaitu mendapat pujian yang baik di sini. (Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang bertakwa) antara lain adalah termasuk mereka (benar-benar disediakan tempat kembali yang baik) nanti di akhirat.

{ جنات عدن } بدل أوعطف بيان لحسن مآب { مفتحة لهم الأبواب } منها

50. (Yaitu surga Adn) menjadi Badal atau 'Athaf Bayan bagi lafal Lahusna Ma-aab (yang pintu-pintunya terbuka bagi mereka) artinya, pintu-pintu surga itu terbuka lebar-lebar buat mereka.

{ متكئين فيها } على الأرائك { يدعون فيها بفاكهة كثيرة وشراب }

51. (Di dalamnya mereka bertelekan) di atas dipan-dipan (sambil meminta buah-buahan yang banyak dan minuman di surga itu.)

{ وعندهم قاصرات الطرف } حابسات العين على أزواجهن { أتراب } أسنانهن واحدة وهن بنات ثلاث وثلاثين سنة جمع ترب

52. (Dan pada sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya) yakni mereka hanya memandang kepada suaminya dan menundukkan pandangan mata dari yang lainnya (dan sebaya umurnya) umur mereka sebaya, yaitu sekitar tiga puluh tiga tahunan. Lafal Atraabun adalah bentuk jamak dari lafal Turbun.

{ هذا } المذكور { ما يوعدون } بالغيبة وبالخطاب التفاتا { ليوم الحساب } أي لأجله

53. (Inilah) hal-hal yang telah disebutkan itu (apa yang dijanjikan kepada kalian) dapat dibaca Yuu'aduuna atau Tuu'aduuna, kalau dibaca Tuu'aduna berarti Iltifat (pada hari berhisab) pada saat hari berhisab.

{ إن هذا لرزقنا ما له من نفاد } أي انقطاع والجملة حال من رزقنا أوخبر ثان لإن أي دائما أو دائم

54. (Sesungguhnya ini adalah benar-benar rezeki dari Kami yang tiada habis-habisnya) yang tak putus-putusnya; jumlah ayat ini menjadi Haal dari lafal Larizqunaa, atau sebagai Khabar kedua dari Inna, artinya selama-lamanya.

{ هذا } المذكور للمؤمنين { وإن للطاغين } مستأنف { لشر مآب }

55. (Beginilah) keadaan yang dialami oleh orang-orang yang beriman. (Dan sesungguhnya bagi orang-orang yang durhaka) kalimat ayat ini merupakan jumlah Isti'naf atau kalimat baru (benar-benar disediakan tempat kembali yang paling buruk.)

{ جهنم يصلونها } يدخلونها { فبئس المهاد } الفراش

56. (Yaitu neraka Jahanam, yang mereka masuk ke dalamnya) mereka dimasukkan ke dalamnya (maka amat buruklah Jahanam itu sebagai tempat tinggal) artinya, hamparan yang paling buruk.

{ هذا } أي العذاب المفهوم مما بعده { فليذوقوه حميم } أي ماء حار محرق { وغساق } بالتخفيف والتشديد : ما يسيل من صديد أهل النار

57. (Inilah) azab neraka; pengertian ini disimpulkan dari lafal sesudahnya (biarlah mereka merasakannya, minuman mereka air yang sangat panas) lagi membakar (dan nanah ahli neraka) dapat dibaca Ghassaaqun atau Ghasaaqun artinya nanah yang meleleh dari penghuni neraka.

{ وأخر } بالجمع والإفراد { من شكله } أي مثل المذكور من الحميم والغساق { أزواج } أصناف أي عذابهم من أنواع مختلفة

58. (Dan azab yang lain) dapat dibaca dalam bentuk jamak sehingga menjadi Ukharu atau dapat pula dibaca dalam bentuk Mufrad sehingga bacaannya menjadi Aakharu (yang serupa itu) serupa dengan azab yang telah disebutkan tadi, yaitu air yang sangat panas dan cairan nanah (berbagai macam) beraneka ragam siksaan, maksudnya, azab mereka bermacam-macam.

ويقال لهم عند دخولهم النار بأتباعهم { هذا فوج } جمع { مقتحم } داخل { معكم } النار بشدة فيقول المتبعون { لا مرحبا بهم } أي لا سعة عليهم { إنهم صالوا النار }

59. Dan dikatakan kepada mereka sewaktu mereka diseret ke dalam neraka bersama dengan para pengikutnya ("Ini adalah suatu rombongan) suatu gelombang (yang masuk berdesak-desak) dijejalkan masuk (bersama kalian") ke neraka. Kalimat itu dikatakan kepada mereka dengan nada yang keras; maka berkatalah pemimpin-pemimpin mereka yang durhaka, ("Tiadalah ucapan selamat datang kepada mereka) artinya, tiada kelapangan buat mereka (karena sesungguhnya mereka akan masuk neraka.")

{ قالوا } أي الأتباع { بل أنتم لا مرحبا بكم أنتم قدمتموه } أي الكفر { لنا فبئس القرار } لنا ولكم النار

60. (Pengikut-pengikut mereka berkata) atau mengatakan, ("Sebenarnya kalianlah; tiada ucapan selamat datang bagi kalian, karena kalianlah yang menjerumuskan kami) ke dalam kekafiran (maka amat buruklah tempat tinggal") bagi kami dan kalian, yaitu neraka.

BERSAMBUNG




Back to The Title

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Back to top